 |
| Who's Online ? |
Selamat Datang Tamu !
Tamu online : 3
Tidak ada Anggota Online.
Online Hari ini : 82
Online Bulan ini : 2259
Total Hits : 243686 |
| Galeri Foto |
 Bersepeda Rame-rame Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Solichedi bersepeda bersama iLik sAs, salah satu relawan JRU. Ngonthel bareng Semarang Onthel Club (SOC) dlm acara pembukaan Pestipal Kampung Wedangan di BP Dikjur, Jl. Brotojoyo Semarang. |
| Bikin Website ? | Tersedia paket gampang, murah dan cepat! Hubungi :
Arif 024 - 33136913
 |
|
|
 |
 |
|
| Berita /
Kolom iLik sAs |
|
| Bisnis Yang Berawal Dari Hobi | | Oleh rumahusaha |
| Sabtu, 23-Agustus-2008, 14:39:24 |
3353 klik |
 |
 |
|
|
| Jangan sekalipun remehkan hobi. Terbukti banyak para entrepereneur sukses berawal dari hobi, dari hobi memasak, membuat kerajinan, menulis, hingga memelihara binatang. Kenapa tidak mengembangkannya menjadi bisnis yang menguntungkan? |
|
|
Hobi boleh dibilang sebagai sebuah pemenuhan kebutuhan batiniah untuk melepaskan diri dari kejenuhan karena rutinitas keseharian. Karena sifatnya itulah, yang berlaku dalam soal hobi adalah kesenangan yang tak terhingga. Dan ketika hobi diboyong ke dalam wilayah bisnis, kerapkali berhasil dengan baik. Tentu saja lantaran salah satu kesuksesan berbisnis adalah bekerja dengan hati yang senang. Yang jelas ada kesungguhan, baik dalam memulai usaha maupun mengembangkannya yang dilakukan dengan landasan cinta, bukan atas dasar faktor keterpaksaan.
Tidak heran jika banyak orang memulai suatu usaha adalah karena kegemaran atau hobi. Bayangan mendapatkan penghasilan besar dengan melakukan pekerjaan yang digemari, tentu saja ini menjadi keinginan banyak orang. Sebab biasanya orang memang melakukan hal yang terbaik untuk kegiatan yang disukainya, sehingga tidak heran jika hasilnya juga optimal. Hobi yang dilakukan dengan tujuan awal melepas kejenuhan, kemudian malah menghasilkan uang tentunya menjadi bonus yang sangat menyenangkan.
Ketika akan memulai bisnis, langkah awal adalah satu upaya paling berat yang musti dilakukan. Bukankah hal-hal besar itu berawal dari upaya-upaya kecil yang berkesinambungan. Lantas apa yang harus dilakukan agar hobi kita bisa menjadi bisnis?
Pertama luangkan lebih banyak waktu untuk mendalami hobi. Dengan demikian akan lebih banyak kita menghasilkan hasil karya berkualitas yang kita pahami detail persoalannya. Yang ke depan hasil karya yang berkualitas itu tentunya akan meningkatkan nilai jual produk yang kita geluti tersebut. Terlebih jika banyak orang yang menekuni hobi yang sama, tentunya produk kita musti memiliki nilai lebih dibandingkan produk sejenis. Setidaknya hasil karya kita mampu bersaing di pasaran. Setelah kualitas yang dihasilkan sudah dianggap cukup selanjutnya tingkatkan produktifitasnya. Upayakan untuk senantiasa meningkatkan produktifitas produknya, sesuaikan dengan kelayakan jika prospeknya kita mau jadikan barang komoditas.
Kedua akselerasi ketrampilan terus-menerus. Tambah terus pengetahuan teknis yang berkaitan dengan hobi kita tersebut, hal ini bisa dilakukan melalui buku, majalah, internet dan berbagai media informasi lainnya. Atau bisa juga lewat seminar atau pelatihan-pelatihan lainnya.
Selanjutnya yang ketiga, akses ahli (mentor) yang berkaitan dengan hobi yang kita tekuni itu. Upayakan bisa belajar langsung dari orang–orang yang sebelumnya terbukti sudah sukses menjalankan hobi yang sekaligus dijadikan peluang bisnis. Jadikan mereka mentor. Bergaul dengan mentor yang mempunyai jurusan sama akan menjadi cara cepat bagaimana menghasilkan karya yang baik.
Dari mereka yang sudah terbukti berhasil di hobi yang jadi bisnis tersebut kita bisa belajar pada proses kreatif bagaimana hobi tidak sekadar untuk memenuhi kesenangan pribadi namun juga mampu menjadi komoditas yang menghasilkan. Bergaul dengan mentor tersebut, paling tidak hasil karya dan ketrampilan kita selalu diukur kemajuanya oleh orang yang kompeten di bidangnya. Selain itu berada dalam lingkungan yang memiliki minat yang sama juga akan meningkatkan motivasi kita dalam berbisnis.
Jika ada komunitas dalam hobi kita itu, usahakan untuk bergabung dan aktif. Beberapa hobi mempunyai komunitas atau perkumpulan untuk mewadahi orang-orang yang memiliki hobi yang serupa. Ada banyak manfaat yang bisa kita dapat dengan mengikuti perkumpulan, antara lain : mendapatkan perkembangan terbaru serta informasi-informasi mengenai hobi yang mungkin bisa dimanfaatkan dalam mencari peluang, meningkatkan peluang, mendapatkan calon pelanggan, memperoleh promosi gratis hingga memperluas jaringan kerja.
Keempat, realisasikan hobi jadi peluang bisnis. Dari hasil semua pembelajaran baik pengetahuan praktis maupun psikologis bisnis yang bermuara dari hobi itu segera buatkan rencana usaha yang akan dimulai. Bagaimana sistemnya, dimana lokasinya, kapan akan dimulai dan sebagainya.
Berikutnya yang juga penting dicatat disini adalah dari sebuah hobi yang jadi bisnis adalah apakah orang mau membeli hasil karya yang kita hasilkan. Dan berapa orang mau membayar untuk itu. Artinya, disini pemasaran adalah menjadi salah satu kunci keberhasilan setelah pemahahaman atas product knowledge komoditas yang berangkat dari hobi tersebut.
Tawarkan hasil karya itu dari satu tempat ke tempat lain, dari toko ke toko lain, dari satu orang ke orang lain. Tentu saja, diharapkan kita tak mudah patah semangat jika produk yang ditawarkan ditolak. Dari pengalaman diketahui, orang-orang terdekat bisa menjadi konsumen awal. Cara ini, juga bisa membantu mengatasi kesulitan modal keuangan, karena mereka bisa diminta membayar dulu sebagian dimuka, sebelum pesanan dibuat dan diantarkan.
Pada akhirnya semua kembali kepada pilihan kita masing-masing, sebab tidak semua orang beruntung memiliki hobi yang berpotensi menghasilkan uang. Banyak orang yang tertunda membuka usaha sebab masih bingung menentukan bidang usaha yang diminati. Tetapi bukan berarti jika tidak mempunyai hobi, kemudian tertutup kemungkinan membuka usaha, sebab banyak sumber ide bisnis lainnya yang bisa kita lakukan.
Kuncinya adalah apapun yang Anda pilih, cintailah! Dengan melakukan pekerjaan yang dicintai, Anda seperti mempunyai layaknya hobi. Sebaliknya banyak juga orang yang sudah memiliki hobi, namun belum berminat mengubahnya menjadi bisnis yang menghasilkan uang. Jadi kini saatnya hobi bisa dibuat untuk mendatangkan rejeki.
- iLik sAs, praktisi usaha mikro - |
| |
|
|
|
|
 |
 |
Mengenal Jaringan RumahUSAHA
Wirausaha saat ini adalah sebuah fenomena dahsyat yang tengah dan akan selamanya menjadi perhatian utama masyarakat. Ketahanan sektor wirausaha yang kebanyakan merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah pada situasi ekonomi yang paling sulit sekalipun menjadikan sektor usaha ini sebagai sektor yang tahan uji. Pemerintah, perbankan, hingga berbagai perusahaan besar memberikan perhatian yang seringkali dirupakan dalam bentuk bantuan permodalan lunak, bimbingan manajemen, hingga ke fasilitas akses pasar yang tak jarang menghantarkan UMKM pada ranah yang bukan lagi jago kandang di negeri sendiri.
lanjut »
|
Temu Wiramuda : Momentum Aktual Wiramuda Kita 23 Desember 2008 bisa jadi merupakan hari istimewa bagi teman-teman Wiramuda. Di hari itu, mereka sedari pagi sudah harus bersiap diri, berdandan, dan mengenakan baju lurik untuk tampil sebaik mungkin sebagai Wiramuda yang akan diperkenalkan kepada sekitar 125 tetamu yang hadir di pukul 09.00 nanti. lanjut » | Wiramuda Goes to Bandung Carilah ilmu sampai ke negeri China. Itu adalah pepatah kuno yang mengisyaratkan tak ada batasan geografis jika harus berurusan dnegan mencari ilmu. Inilah yang sekarang coba diterobos oleh tiga orang Wiramuda, Serena Marga, Lina Luthfiana, dan Reza Dwi Purwanto. Ketiganya kini sedang menimba ilmu di bidang industri kreatif, langsung di salah satu magnetnya, Bandung.
lanjut » | JRU-Kenshusei Buka Kesempatan Beasiswa Pendidikan Magang Jepang Kesempatan untuk menjadi salah satu peserta Magang Jepang kini dibuka lagi. Seleksi calon pemagang akan diselenggarakan di Semarang pada bulan November mendatang. JRU-Kenshusei yang bekerjasama dengan Program CC Magang Jepang kembali membuka kesempatan untuk menjadi bagian yang dididik menjadi pemagang Jepang sekaligus kesempatan untuk mendapatkan bantuan pembiayaan untuk pemberangkatan magang ke Jepang.
lanjut » | Bisnis Yang Berawal Dari Hobi Jangan sekalipun remehkan hobi. Terbukti banyak para entrepereneur sukses berawal dari hobi, dari hobi memasak, membuat kerajinan, menulis, hingga memelihara binatang. Kenapa tidak mengembangkannya menjadi bisnis yang menguntungkan? lanjut » | Komunikasikan Bisnis Anda Di era kompetisi yang begini hebat ini seorang entrepreneur dituntut untuk terus mau bergerak dan berubah sesuai dengan perkembangan yang ada. Begitu pun ketika kita bertekad menjadi wirausahawan/wati dengan spesifikasi barang atau jasa tertentu, sudah pasti kita bertekad untuk menempatkan diri kita, dengan totalitasnya, termasuk kelebihan dan kekurangan kita, sebagai sebuah produk yang harus bisa dijual. lanjut » | JRU Rintis Kelompok Berkarya Seni Visual 12 tahun menggeluti dunia desain komunikasi visual menjadikan JRU tumbuh dewasa memahami bagaimana bermain di dunia yang penuh kreativitas tersebut. Inilah yang akhirnya menempatkan JRU pada impian untuk menjadi pemain terkemuka dalam industri kreatif ke depan. Hari-hari belakangan, JRU mulai menapakkan langkah menjadi pemain industri kreatif dengan memasuki ranah seni visual. Inilah langkah-langkah kecil untuk mewujudkan mimpi menjadi pemain terkemuka dalam industri kreatif. lanjut » | BUKA BERSAMA & DISKUSI JRU-WIRAMUDA Fokus pada Ketuntasan Belajar melalui Kreativitas dan Kepercayaan Diri Tahun ini merupakan Ramadhan kedua bagi Wiramuda. Pada tahun kedua ini, fase memasuki tahap tinggal landas berwirausaha sudah harus menjadi pemikiran mereka. Proses pembelajaran mentalitas dan kompetensi di dunia kreatif bagi mereka sudah selayaknya diimplementasikan ke dalam skema bisnis riil yang menjadi ladang pembuktian proses pembelajaran mereka.
lanjut » |
|
|
 |
|
 |